← Semua artikelPerawatan

Cara Membersihkan Sepatu Anak yang Berjamur dengan Aman

Langkah bahagia si kecil bersama SyaluLangkah bahagia si kecil bersama Syalu🛍️ Belanja →

Kenapa Sepatu Anak Bisa Berjamur?

Pernah membuka rak sepatu dan menemukan bercak putih atau kehijauan di sepatu si kecil? Itu adalah jamur, dan kemunculannya sebenarnya sangat umum, terutama di daerah dengan udara lembap seperti Indonesia. Jamur tumbuh subur di tempat yang gelap, lembap, dan minim sirkulasi udara — kondisi yang sering terjadi di rak sepatu tertutup.

Beberapa penyebab utama sepatu anak berjamur:

  • Sepatu disimpan dalam keadaan masih lembap atau belum benar-benar kering.
  • Bekas keringat kaki anak yang menempel dan tidak dibersihkan.
  • Rak sepatu tertutup rapat tanpa ventilasi.
  • Sepatu jarang dipakai dan tersimpan terlalu lama.
  • Bahan tertentu seperti kulit dan kanvas lebih mudah ditumbuhi jamur bila lembap.

Selain merusak tampilan, jamur bisa menimbulkan bau tidak sedap dan berpotensi mengganggu kulit kaki anak yang masih sensitif. Karena itu, penting membersihkannya dengan benar sebelum sepatu dipakai lagi.

Persiapan Sebelum Membersihkan

Agar proses aman untuk anak, kerjakan pembersihan di luar ruangan atau area dengan ventilasi baik. Spora jamur bisa beterbangan saat disikat, jadi hindari melakukannya di dalam kamar tertutup, apalagi dekat si kecil.

Siapkan bahan-bahan sederhana ini:

  • Sikat berbulu lembut (bisa sikat gigi bekas).
  • Kain lap bersih.
  • Air hangat.
  • Cuka putih atau sabun cuci ringan.
  • Sarung tangan (agar tangan tidak kontak langsung dengan jamur).

Hindari langsung memakai pemutih pekat, karena bahan keras bisa merusak material sepatu dan meninggalkan residu yang tidak baik bagi kulit anak.

Langkah Membersihkan Sepatu Berjamur

Ikuti langkah berikut secara berurutan:

  1. Keluarkan alas dalam (insole) dan tali sepatu. Bagian ini sering jadi sarang jamur dan lebih mudah dibersihkan terpisah.
  2. Sikat jamur yang kering. Di luar ruangan, sikat perlahan bercak jamur agar rontok. Jangan digosok basah dulu karena justru menyebarkan spora.
  3. Buat larutan cuka. Campurkan cuka putih dan air hangat dengan perbandingan 1:1. Cuka efektif meluruhkan jamur secara alami dan relatif aman.
  4. Usap area berjamur. Celupkan kain ke larutan, peras, lalu usap bagian yang terkena. Untuk sela-sela, gunakan sikat lembut.
  5. Bersihkan dengan air. Lap kembali dengan kain yang dibasahi air bersih untuk mengangkat sisa cuka.
  6. Cuci tali dan insole. Rendam sebentar dalam air sabun, sikat, lalu bilas.

Untuk sepatu berbahan kulit, cukup usap lembut dan hindari merendam agar tidak retak. Sepatu kanvas boleh dicuci lebih menyeluruh, tetapi jangan disikat terlalu keras.

Cara Mengeringkan yang Benar

Pengeringan adalah kunci agar jamur tidak kembali. Jemur sepatu di tempat teduh dengan sirkulasi udara baik, bukan di bawah sinar matahari langsung yang terik. Panas berlebih bisa membuat lem sepatu terlepas dan bahan menjadi getas.

Untuk mempercepat, isi bagian dalam sepatu dengan kertas koran atau tisu yang menyerap kelembapan, lalu ganti bila sudah basah. Pastikan sepatu benar-benar kering sampai ke bagian dalam sebelum disimpan kembali — sepatu yang lembap adalah undangan bagi jamur untuk tumbuh lagi.

Mencegah Sepatu Berjamur di Kemudian Hari

Mencegah selalu lebih mudah daripada membersihkan. Beberapa kebiasaan sederhana yang bisa Bunda terapkan:

  • Angin-anginkan sepatu setelah dipakai sebelum disimpan, terutama bila kaki anak berkeringat.
  • Gunakan silica gel (kantong penyerap kelembapan) di dalam sepatu saat disimpan.
  • Simpan di rak berventilasi, hindari kotak plastik tertutup rapat untuk jangka panjang.
  • Jangan menumpuk sepatu basah di rak.
  • Sesekali keluarkan dan jemur sepatu yang jarang dipakai.
  • Pilih sepatu berbahan yang mudah kering dan memiliki sirkulasi baik, seperti koleksi dari Syalu yang dirancang nyaman untuk aktivitas anak sehari-hari.

Kapan Sebaiknya Sepatu Tidak Dipakai Lagi?

Jika jamur sudah menembus sangat dalam, menimbulkan bau menyengat yang tak hilang meski sudah dibersihkan, atau bahan sepatu sudah rapuh dan mengelupas, sebaiknya pertimbangkan menggantinya. Sepatu yang rusak parah bisa membuat kaki anak lecet atau tidak nyaman.

Bila setelah memakai sepatu tertentu kulit kaki anak menunjukkan kemerahan, gatal, atau ruam yang tak kunjung membaik, hentikan pemakaian dan konsultasikan ke dokter untuk memastikan penyebabnya. Kaki anak yang sehat dan nyaman akan membuat si kecil lebih leluasa bergerak dan bereksplorasi setiap hari.

#sepatu berjamur#merawat sepatu anak#membersihkan sepatu#jamur sepatu#tips perawatan#penyimpanan sepatu
Butuh sepatu atau sandal untuk si kecil?

Koleksi Syalu — ringan, aman & anti-selip untuk anak aktif.