Anak Suka Menjatuhkan Sepatu Sebelah Saja? Ini Sebabnya
Langkah bahagia si kecil bersama Syalu🛍️ Belanja →Kenapa Anak Sering Kehilangan Satu Sepatu?
Banyak bunda mengalami momen yang sama: saat hendak pulang atau bersiap keluar rumah, tiba-tiba satu sepatu anak hilang entah ke mana. Sepatu sebelahnya masih rapi di rak, sementara pasangannya raib. Kadang ditemukan di bawah sofa, di kotak mainan, atau bahkan di halaman.
Kebiasaan menjatuhkan atau melepas satu sepatu saja sebenarnya sangat umum pada anak usia batita hingga usia dini. Ini bukan tanda anak nakal atau ceroboh, melainkan bagian dari tahap perkembangan dan cara mereka mengeksplorasi dunia. Yuk, kita pahami penyebabnya agar bunda bisa menyikapinya dengan tenang.
Penyebab Umum Anak Melepas Sepatu Sebelah
1. Rasa Tidak Nyaman di Satu Kaki
Anak sering melepas sepatu yang membuatnya tidak nyaman. Bila hanya satu sepatu yang dilepas, coba periksa apakah:
- Ada kaus kaki yang terlipat atau menggumpal di dalamnya.
- Ada kerikil kecil atau benda asing yang mengganjal.
- Ukuran kanan dan kiri terasa berbeda (kaki anak memang bisa sedikit berbeda).
- Ada bagian jahitan atau label yang menggesek kulit.
Anak belum bisa menjelaskan rasa tidak nyaman dengan kata-kata, jadi mereka bereaksi langsung dengan melepasnya.
2. Sedang Belajar Kemampuan Motorik
Melepas sepatu jauh lebih mudah daripada memakainya. Saat anak berhasil menarik satu sepatu, mereka merasa bangga dan puas. Kadang mereka baru sempat melepas satu, lalu perhatiannya teralih ke hal lain sebelum melepas pasangannya. Ini murni tahap belajar motorik halus dan kontrol tangan.
3. Eksplorasi & Rasa Ingin Tahu
Bagi anak kecil, sepatu bukan sekadar alas kaki—ia juga mainan. Mereka suka melempar, menyembunyikan, atau memasukkannya ke tempat yang menurut mereka menarik. Satu sepatu yang "hilang" sering kali karena anak sengaja menaruhnya di tempat rahasia sebagai bagian dari permainan.
4. Mencari Perhatian
Jika bunda pernah bereaksi heboh saat mencari sepatu yang hilang, anak bisa mengulang perbuatan itu karena menyukai perhatian yang muncul. Bagi mereka, melihat orang tua sibuk mencari terasa seperti permainan seru.
5. Kaki yang Berkeringat atau Gerah
Saat satu kaki terasa lebih panas atau berkeringat, anak cenderung melepas sepatu di sisi itu untuk mendapat rasa lega. Bahan sepatu yang kurang bersirkulasi udara bisa memperbesar kemungkinan ini.
Cara Bijak Menyikapinya
Daripada memarahi, coba pendekatan yang lebih lembut dan konsisten berikut ini:
- Tetap tenang saat mencari. Jangan menjadikan momen kehilangan sepatu sebagai drama besar, agar anak tidak menganggapnya permainan.
- Periksa kenyamanan sepatu. Bila anak berulang kali melepas sisi yang sama, kemungkinan besar ada masalah kenyamanan di kaki itu.
- Libatkan anak menyimpan sepatu. Ajak ia menaruh sepasang sepatu di rak setelah dilepas. Jadikan rutinitas yang menyenangkan, bukan perintah.
- Pilih model yang lebih pas. Sepatu dengan perekat yang mudah disesuaikan membantu anak merasa nyaman sekaligus tidak mudah kendur di satu sisi.
- Beri tempat khusus. Sediakan keranjang atau rak rendah setinggi jangkauan anak agar ia terbiasa meletakkan sepatu di tempatnya.
Tips Mencegah Sepatu Hilang Sebelah
Beberapa kebiasaan kecil bisa mengurangi drama sepatu hilang:
- Selalu simpan sepatu di tempat yang sama setiap kali pulang.
- Beri tanda kecil atau warna berbeda di dalam sepatu kanan dan kiri agar mudah dikenali.
- Saat bepergian, letakkan sepatu di tas atau tempat tertutup bila anak sering melepasnya di perjalanan.
- Pilih sepatu yang benar-benar pas dan mudah dipakai-lepas anak. Beberapa produk anak seperti Syalu dirancang dengan bukaan yang nyaman agar anak tidak kesulitan memakainya sendiri.
Kapan Perlu Lebih Diperhatikan?
Sebagian besar kasus melepas satu sepatu adalah hal wajar yang akan hilang seiring bertambahnya usia. Namun, ada beberapa kondisi yang sebaiknya dicermati:
- Anak selalu melepas sepatu di sisi yang sama disertai keluhan sakit, kemerahan, atau lecet.
- Anak tampak menyeret atau enggan menapak pada satu kaki.
- Terdapat pembengkakan atau perbedaan bentuk kaki yang mencolok.
Bila bunda menemukan tanda-tanda tersebut, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter anak untuk memastikan tidak ada masalah pada kaki atau cara berjalan anak. Deteksi dini selalu lebih baik.
Penutup
Kebiasaan menjatuhkan atau menghilangkan satu sepatu adalah bagian normal dari masa kecil—campuran antara rasa ingin tahu, latihan motorik, dan pencarian kenyamanan. Dengan memastikan sepatu benar-benar pas, membangun rutinitas menyimpan yang menyenangkan, serta bersikap tenang, bunda bisa mengurangi drama sepatu hilang tanpa perlu memarahi si kecil. Ingat, setiap kebiasaan kecil ini adalah bagian dari anak yang sedang belajar mengenal dirinya dan dunianya.
Koleksi Syalu — ringan, aman & anti-selip untuk anak aktif.