Anak Sering Menggaruk Kaki Setelah Pakai Sepatu? Ini Sebabnya
Langkah bahagia si kecil bersama Syalu🛍️ Belanja →Kenapa Anak Menggaruk Kaki Setelah Lepas Sepatu?
Banyak bunda memperhatikan anak langsung menggaruk telapak, jari, atau punggung kaki begitu sepatu dilepas. Kadang disertai kemerahan, kadang tidak. Menggaruk sesekali biasanya wajar, tetapi bila terjadi hampir setiap hari, ada baiknya kita mencari tahu penyebabnya.
Kaki anak masih aktif bertumbuh dan kulitnya lebih tipis serta lebih peka dibanding orang dewasa. Karena itu, faktor kecil seperti kelembapan, gesekan, atau bahan tertentu bisa memicu rasa gatal. Berikut beberapa sebab yang paling umum.
Penyebab yang Paling Sering
1. Kaki lembap dan berkeringat
Kaki anak cenderung berkeringat lebih banyak, apalagi saat aktif bermain. Bila sepatu tertutup rapat dan kaus kaki menyerap keringat sepanjang hari, kulit menjadi lembap. Kelembapan yang terjebak inilah yang sering memicu rasa gatal begitu sepatu dilepas dan udara kembali menyentuh kulit.
2. Gesekan dari sepatu atau kaus kaki
Sepatu yang sedikit kesempitan, jahitan kasar, atau kaus kaki yang mengkerut bisa menggesek kulit berulang kali. Gesekan halus ini kadang tidak terasa saat bermain, tetapi memunculkan gatal atau perih setelahnya. Perhatikan apakah bekas garukan muncul di titik yang sama, misalnya tepi jempol atau tumit.
3. Reaksi terhadap bahan tertentu
Beberapa anak sensitif terhadap pewarna kain, lem, atau bahan sintetis di dalam sepatu. Sisa deterjen atau pelembut yang tidak terbilas sempurna dari kaus kaki juga bisa jadi pemicu. Bila kemerahan muncul merata di area yang bersentuhan dengan bahan tertentu, ini patut dicurigai.
4. Kulit kering
Sebaliknya, kulit yang terlalu kering—misalnya setelah sering dicuci atau di ruangan ber-AC—juga bisa terasa gatal. Kulit kering biasanya tampak kasar, bersisik halus, atau sedikit mengelupas.
5. Infeksi jamur ringan
Lingkungan kaki yang hangat dan lembap adalah tempat ideal bagi jamur berkembang. Gatal karena jamur biasanya disertai kulit mengelupas di sela jari, kemerahan, atau bau tak sedap. Bila ada tanda ini, sebaiknya periksakan ke dokter untuk penanganan yang tepat.
Cara Membantu di Rumah
Sebelum masalahnya membesar, ada beberapa langkah sederhana yang bisa bunda lakukan:
- Keringkan kaki dengan benar. Setelah mandi atau setelah kaki basah, keringkan hingga ke sela-sela jari sebelum memakai kaus kaki.
- Ganti kaus kaki setiap hari dan pilih yang berbahan menyerap keringat, seperti katun. Bawa kaus kaki cadangan bila anak banyak beraktivitas.
- Angin-anginkan sepatu. Jangan pakai sepatu yang sama dua hari berturut-turut tanpa dijemur. Sepatu yang masih lembap memperbesar risiko gatal dan bau.
- Bilas kaus kaki sampai bersih. Kurangi pemakaian pelembut pakaian dan pastikan sisa deterjen benar-benar terbilas.
- Beri pelembap tipis bila kulit kaki anak tampak kering, terutama malam hari.
- Cek kesesuaian sepatu. Pastikan tidak terlalu sempit dan bagian dalamnya halus tanpa jahitan yang menonjol.
Memilih sepatu yang bersirkulasi baik dan berbahan lembut di bagian dalam juga membantu menjaga kaki tetap kering dan nyaman sepanjang hari. Beberapa model dari Syalu dirancang dengan bagian dalam yang halus agar tidak mudah menggesek kulit anak.
Kapan Perlu Waspada
Sebagian besar rasa gatal ringan akan mereda dengan menjaga kebersihan dan kekeringan kaki. Namun, bunda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter atau tenaga medis bila anak mengalami:
- Gatal yang tidak kunjung reda lebih dari satu hingga dua minggu.
- Kulit melepuh, luka terbuka, atau bernanah.
- Kemerahan yang menyebar atau bengkak.
- Kulit mengelupas di sela jari disertai bau menyengat.
- Anak sampai terganggu tidur atau aktivitasnya karena gatal.
Tanda-tanda ini bisa menunjukkan infeksi atau alergi yang memerlukan penanganan khusus, dan sebaiknya tidak diobati sendiri tanpa arahan medis.
Menutup dengan Tenang
Anak yang menggaruk kaki setelah lepas sepatu bukan selalu tanda masalah serius. Sebagian besar kasus berhubungan dengan kelembapan, gesekan, atau perawatan sehari-hari yang bisa diperbaiki. Dengan menjaga kaki tetap kering, memilih kaus kaki dan sepatu yang tepat, serta membiasakan mengeringkan sela jari, keluhan ini umumnya akan berkurang.
Amati polanya: kapan gatal muncul, di bagian mana, dan apakah ada tanda kemerahan atau kulit mengelupas. Catatan kecil ini akan sangat membantu bila suatu saat perlu dibawa berkonsultasi. Kaki yang sehat dan nyaman membuat anak lebih leluasa bergerak, bermain, dan bertumbuh dengan bahagia.
Koleksi Syalu — ringan, aman & anti-selip untuk anak aktif.