Anak Sering Menggaruk-garuk Kaki Saat Pakai Sepatu Baru?
Langkah bahagia si kecil bersama Syalu🛍️ Belanja →Kenapa Anak Menggaruk Kaki Saat Pakai Sepatu Baru?
Banyak bunda bertanya-tanya kenapa si kecil tiba-tiba sering menggaruk kakinya begitu memakai sepatu yang baru dibeli. Awalnya terlihat sepele, tapi bila terus terjadi tentu membuat anak tidak nyaman, rewel, bahkan menolak memakai sepatunya.
Menggaruk kaki saat pakai sepatu baru sebenarnya adalah reaksi wajar tubuh terhadap sesuatu yang "asing" bersentuhan dengan kulit. Kulit anak lebih tipis dan sensitif dibanding orang dewasa, sehingga lebih mudah bereaksi terhadap gesekan, bahan, atau zat tertentu pada sepatu baru.
Kabar baiknya, sebagian besar penyebabnya ringan dan bisa diatasi di rumah. Yuk kita bahas satu per satu supaya bunda lebih tenang.
Penyebab Umum Kaki Gatal pada Sepatu Baru
Ada beberapa alasan mengapa kaki anak terasa gatal saat memakai sepatu baru:
- Sisa bahan kimia produksi. Sepatu baru kadang masih menyimpan residu lem, pewarna, atau zat pengawet dari proses pabrik. Zat ini bisa mengiritasi kulit sensitif.
- Gesekan bahan yang masih kaku. Sepatu baru biasanya belum "luwes". Bagian dalam yang masih kaku dapat menggesek kulit dan menimbulkan sensasi gatal atau panas.
- Lembap karena keringat. Bahan sepatu yang kurang menyerap membuat kaki berkeringat, lembap, lalu gatal.
- Reaksi terhadap bahan tertentu. Beberapa anak sensitif terhadap bahan sintetis, karet, atau pewarna tekstil tertentu.
- Kaus kaki baru yang kasar. Kadang penyebabnya bukan sepatu, melainkan kaus kaki baru dengan serat yang masih kaku.
Membedakan Gatal Biasa dan Reaksi Alergi
Tidak semua gatal berbahaya, namun bunda perlu memperhatikan beberapa tanda. Gatal biasa umumnya hilang sendiri setelah sepatu dilepas, tidak disertai perubahan kulit yang mencolok, dan membaik dalam beberapa hari pemakaian.
Sebaliknya, waspadai bila muncul tanda-tanda berikut:
- Kulit kaki memerah, bentol, atau bersisik di area yang bersentuhan dengan sepatu.
- Muncul lepuhan kecil berisi cairan.
- Gatal tidak hilang meski sepatu sudah dilepas lama.
- Kulit terasa panas, bengkak, atau terkelupas.
Bila tanda-tanda di atas muncul, kemungkinan anak mengalami iritasi kulit atau reaksi alergi kontak. Sebaiknya hentikan dulu pemakaian sepatu tersebut dan konsultasikan ke dokter atau tenaga medis untuk penanganan yang tepat. Jangan menebak sendiri jenis krim atau obatnya.
Cara Mengatasi dan Mencegah Kaki Gatal
Agar si kecil kembali nyaman memakai sepatunya, bunda bisa mencoba langkah-langkah sederhana berikut:
1. Angin-anginkan sepatu baru sebelum dipakai
Sebelum dipakai pertama kali, biarkan sepatu diangin-anginkan di tempat teduh selama satu hingga dua hari. Ini membantu menguapkan sisa bau lem atau bahan kimia dari pabrik.
2. Pakai bertahap di hari-hari awal
Jangan langsung dipakai seharian penuh. Biarkan anak memakainya beberapa jam dulu, lalu tambah waktunya secara bertahap. Ini memberi kesempatan kulit beradaptasi sekaligus melenturkan bahan sepatu.
3. Gunakan kaus kaki yang lembut
Kaus kaki berbahan katun yang menyerap keringat dapat mengurangi gesekan dan menjaga kaki tetap kering. Cuci dulu kaus kaki baru sebelum dipakai agar seratnya lebih lembut.
4. Jaga kaki tetap kering dan bersih
Pastikan kaki anak bersih dan kering sebelum memakai sepatu. Keringat yang menumpuk membuat kulit lebih mudah gatal dan berisiko menimbulkan jamur.
5. Pilih sepatu dengan bahan yang "bernapas"
Saat membeli sepatu baru, perhatikan bahannya. Sepatu dengan sirkulasi udara baik dan bagian dalam yang halus cenderung lebih bersahabat dengan kulit anak. Produk seperti koleksi Syalu misalnya dirancang dengan memperhatikan kenyamanan kaki kecil, namun tetap sesuaikan dengan kebutuhan dan reaksi kulit si kecil.
Memilih Ukuran yang Pas Juga Penting
Gatal karena gesekan sering kali berkaitan dengan ukuran yang kurang tepat. Sepatu yang terlalu sempit membuat kaki tertekan dan bergesekan, sementara yang terlalu longgar membuat kaki bergerak-gerak di dalamnya.
Ukurlah kaki anak di sore hari ketika ukurannya sedang maksimal, dan berikan ruang sekitar satu sentimeter di bagian ujung jari. Dengan ukuran yang pas, gesekan berlebih bisa dikurangi dan risiko gatal pun menurun.
Kapan Perlu ke Dokter?
Segera periksakan si kecil bila gatal disertai luka, bengkak yang tidak membaik, nanah, atau anak tampak sangat terganggu dan rewel berkepanjangan. Bisa jadi ada infeksi atau alergi yang membutuhkan penanganan khusus.
Penutup
Kaki gatal saat memakai sepatu baru umumnya bukan masalah serius dan bisa diatasi dengan langkah sederhana: angin-anginkan sepatu, pakai bertahap, gunakan kaus kaki lembut, dan pastikan ukurannya pas. Dengan sedikit kesabaran, si kecil akan kembali nyaman melangkah. Namun bila muncul tanda iritasi berat atau alergi, jangan ragu berkonsultasi ke tenaga medis agar bunda mendapat solusi yang tepat.
Koleksi Syalu — ringan, aman & anti-selip untuk anak aktif.