Anak Sering Mengeluh Sepatunya Berbunyi Saat Berjalan? Ini Faktanya
Langkah bahagia si kecil bersama Syalu🛍️ Belanja →Kenapa Sepatu Anak Bisa Berbunyi Saat Berjalan?
Banyak bunda bingung ketika setiap langkah si kecil diiringi bunyi "cit cit" atau decitan dari sepatunya. Kadang anak sendiri yang risih, kadang justru teman-temannya yang menggoda. Kabar baiknya, sepatu berbunyi hampir selalu disebabkan hal yang sepele dan bisa diatasi di rumah, bukan masalah serius pada kaki anak.
Bunyi pada sepatu umumnya muncul karena gesekan antar dua permukaan — entah antara sol dengan lantai, antara bagian dalam sepatu dengan kaki, atau karena udara yang terjebak. Memahami sumber bunyinya akan memudahkan bunda menemukan solusinya.
Penyebab Umum Sepatu Berbunyi
Beberapa hal yang paling sering jadi biang suara pada sepatu anak:
- Lembap atau basah di dalam sepatu. Keringat kaki anak yang aktif membuat area dalam sepatu lembap. Saat kaki bergeser, timbul suara decitan mirip balon digesek.
- Sol bagian dalam (insole) longgar. Insole yang sedikit terangkat akan menjebak udara. Setiap langkah menekan udara keluar-masuk sehingga menghasilkan bunyi.
- Bahan sol karet yang bergesek dengan lantai licin. Di lantai keramik atau marmer yang baru dipel, sol karet berkualitas justru sering berdecit karena cengkeramannya kuat.
- Lem di dalam sepatu belum kering sempurna pada sepatu yang masih baru.
- Ada benda kecil, pasir, atau kerikil terselip di sela sol atau di bawah insole.
Sebagian besar penyebab ini normal dan tidak berbahaya, hanya mengganggu kenyamanan telinga saja.
Cara Mengatasi Sepatu yang Berbunyi
Coba langkah-langkah berikut secara bertahap, dari yang paling mudah:
1. Pastikan bagian dalam kering
Jemur sepatu di tempat teduh berangin (jangan di bawah terik matahari langsung agar bahan tidak cepat getas). Masukkan gumpalan kertas koran semalaman untuk menyerap lembap. Kaki anak yang mudah berkeringat sebaiknya dipasangkan kaus kaki berbahan katun yang menyerap.
2. Taburkan sedikit bedak bayi
Taburkan bedak tipis di bagian dalam sepatu atau di bawah insole. Bedak mengurangi gesekan dan kelembapan, sering kali langsung menghilangkan decitan. Bersihkan kelebihannya agar tidak menumpuk.
3. Angkat dan cek insole
Jika insole bisa dilepas, keluarkan, periksa apakah ada pasir di bawahnya, lalu pasang kembali dengan rapat. Bila insole longgar, bunda bisa merekatkannya kembali dengan sedikit lem khusus sepatu.
4. Atasi sol yang berdecit di lantai
Untuk sol karet yang berdecit di lantai licin, gosok perlahan bagian bawah sol dengan amplas halus atau usap dengan handuk basah. Bunyi ini biasanya berkurang sendiri setelah sepatu beberapa kali dipakai dan solnya sedikit "aus".
5. Beri waktu pada sepatu baru
Jika sepatu masih sangat baru, bunyi dari lem yang belum kering biasanya hilang dalam beberapa hari pemakaian. Tak perlu panik.
Kapan Perlu Lebih Diperhatikan?
Meski umumnya tidak berbahaya, ada beberapa situasi yang sebaiknya bunda cermati:
- Bunyi disertai anak mengeluh sakit, perih, atau tidak nyaman saat memakai sepatu.
- Bunyi berasal dari persendian kaki anak, bukan dari sepatunya — misalnya terdengar saat kaki bergerak meski tanpa sepatu. Bila ini terjadi berulang dan disertai keluhan nyeri atau bengkak, sebaiknya konsultasikan ke dokter anak.
- Sol sepatu terlepas atau sobek sehingga menimbulkan suara. Ini tanda sepatu sudah perlu diganti atau diperbaiki.
Membedakan apakah bunyi berasal dari sepatu atau dari kaki itu penting. Coba minta anak berjalan tanpa sepatu di lantai. Jika bunyi hilang, berarti sumbernya memang pada sepatu.
Mencegah Sepatu Cepat Berbunyi
Agar sepatu si kecil awet nyaman dan jarang berbunyi, biasakan hal sederhana ini:
- Rutin mengangin-anginkan sepatu setelah dipakai seharian, jangan langsung ditumpuk di rak tertutup.
- Sediakan lebih dari satu pasang agar sepatu sempat benar-benar kering sebelum dipakai lagi.
- Pilih sepatu dengan bahan yang bersirkulasi baik dan ukuran yang pas — tidak terlalu longgar sehingga kaki bergeser-geser di dalamnya.
- Bersihkan sol dari pasir dan kerikil secara berkala.
Beberapa brand sepatu anak seperti Syalu merancang alas kaki dengan bahan yang ringan dan cukup bernapas, sehingga membantu mengurangi kelembapan yang jadi penyebab umum decitan.
Kesimpulan
Sepatu anak yang berbunyi saat berjalan hampir selalu disebabkan kelembapan, insole longgar, atau gesekan dengan lantai — dan semuanya mudah diatasi di rumah. Mulai dari mengeringkan sepatu, menaburkan bedak, hingga merapikan insole. Namun bila bunyi disertai keluhan sakit atau berasal dari sendi kaki anak, jangan ragu berkonsultasi dengan tenaga medis. Dengan perawatan sederhana, langkah si kecil bisa kembali nyaman dan senyap.
Koleksi Syalu — ringan, aman & anti-selip untuk anak aktif.