← Semua artikelKesehatan Kaki

Anak Sering Menekuk Telapak Kaki ke Luar Saat Berjalan? Ini Faktanya

Langkah bahagia si kecil bersama SyaluLangkah bahagia si kecil bersama Syalu🛍️ Belanja →

Saat Ujung Kaki Anak "Melebar" ke Samping

Banyak bunda memperhatikan sesuatu yang unik saat anak mulai lancar berjalan: ujung telapak kakinya tidak lurus ke depan, melainkan mengarah ke luar seperti bebek yang sedikit melebar. Dalam istilah awam, kondisi ini sering disebut kaki mengarah ke luar (out-toeing).

Kabar baiknya, pada sebagian besar anak hal ini adalah bagian normal dari proses tumbuh kembang dan akan membaik seiring bertambahnya usia. Namun tetap penting bagi orang tua memahami penyebabnya agar bisa membedakan mana yang wajar dan mana yang perlu diperiksakan.

Mengapa Telapak Kaki Anak Bisa Mengarah ke Luar?

Ada beberapa alasan umum yang sering ditemui:

  • Rotasi tulang alami. Saat masih dalam kandungan, posisi kaki bayi menekuk dalam ruang sempit. Setelah lahir dan mulai aktif, tulang paha dan tungkai perlahan "memutar" ke posisi yang lebih matang. Prosesnya bisa berlangsung sampai usia 6–8 tahun.
  • Fase belajar keseimbangan. Anak yang baru bisa berjalan sering melebarkan langkah dan memutar kaki ke luar untuk mendapatkan pijakan yang lebih stabil. Ini strategi alami tubuh, bukan kelainan.
  • Fleksibilitas sendi yang tinggi. Anak kecil memiliki ligamen yang lentur, sehingga posisi kaki mudah berubah-ubah.
  • Kebiasaan posisi duduk atau tidur tertentu yang berulang dalam jangka waktu lama juga kadang ikut memengaruhi.

Pada mayoritas kasus, kaki mengarah ke luar tidak menimbulkan nyeri dan tidak mengganggu kemampuan anak berlari atau bermain.

Apakah Ini Perlu Dikhawatirkan?

Sebagian besar tidak. Namun ada beberapa tanda yang sebaiknya membuat bunda lebih waspada dan mempertimbangkan konsultasi ke dokter anak atau dokter ortopedi:

  • Kaki mengarah ke luar hanya terjadi di satu sisi (asimetris).
  • Disertai rasa nyeri, sering terjatuh yang tidak wajar, atau anak menolak berjalan.
  • Kondisi memburuk dari waktu ke waktu, bukannya membaik.
  • Muncul bersamaan dengan keterlambatan perkembangan motorik lain.
  • Anak sudah berusia di atas 7–8 tahun dan posisi kaki tetap sangat menonjol.

Jika salah satu tanda di atas muncul, pemeriksaan langsung oleh tenaga medis akan membantu memastikan penyebab dan penanganan yang tepat. Artikel ini bersifat edukatif dan bukan pengganti diagnosis dokter.

Yang Bisa Bunda Lakukan di Rumah

Untuk anak dengan kondisi yang tergolong normal, tidak diperlukan tindakan khusus. Tapi ada beberapa hal sederhana yang mendukung tumbuh kembang kaki anak:

  • Beri kesempatan bermain di lantai dan bertelanjang kaki di area yang aman. Aktivitas ini melatih otot kaki dan kepekaan keseimbangan lebih baik daripada terlalu sering memakai alas kaki di rumah.
  • Perhatikan posisi duduk. Beberapa anak terbiasa duduk dengan kaki menekuk ke belakang membentuk huruf "W". Ajak anak duduk bersila atau meluruskan kaki sebagai variasi.
  • Dorong aktivitas fisik yang beragam seperti memanjat, melompat, dan berlari. Gerakan bervariasi membantu otot dan sendi berkembang seimbang.
  • Hindari memaksa "meluruskan" kaki anak dengan cara sendiri, seperti mengikat atau menekan kaki. Cara ini tidak terbukti membantu dan justru bisa membuat anak tidak nyaman.

Peran Alas Kaki yang Tepat

Sepatu tidak akan "memperbaiki" arah kaki yang mengarah ke luar, karena penyebabnya ada pada struktur tulang dan proses tumbuh, bukan pada sepatu. Namun alas kaki yang tepat tetap penting agar anak nyaman bergerak dan tidak mudah tersandung.

Beberapa hal yang bisa diperhatikan saat memilih sepatu anak:

  • Ukuran pas, dengan sisa ruang sekitar satu jari di depan jempol.
  • Sol yang lentur namun tidak licin, sehingga langkah anak tetap stabil.
  • Bahan ringan dan bernapas agar kaki tidak cepat lembap.
  • Bagian tumit yang cukup menopang tanpa membuat kaki tertekan.

Memilih sepatu anak seperti koleksi dari Syalu yang ringan dan fleksibel bisa membantu anak melangkah lebih leluasa saat bermain sehari-hari.

Kesimpulan

Anak yang berjalan dengan telapak kaki mengarah ke luar umumnya sedang melalui tahap normal perkembangan yang membaik seiring waktu. Kuncinya adalah mengamati apakah kondisinya simetris, tidak nyeri, dan cenderung membaik. Berikan anak banyak kesempatan bergerak, pilih alas kaki yang nyaman, dan jangan ragu berkonsultasi ke dokter bila muncul tanda yang tidak biasa. Dengan begitu, bunda bisa mendampingi setiap langkah kecil si kecil dengan lebih tenang.

#kaki anak#cara berjalan anak#out-toeing#tumbuh kembang#postur kaki#sepatu anak
Butuh sepatu atau sandal untuk si kecil?

Koleksi Syalu — ringan, aman & anti-selip untuk anak aktif.