Anak Sering Menekuk Pergelangan Kaki ke Dalam Saat Berjalan?
Langkah bahagia si kecil bersama Syalu🛍️ Belanja →Saat Pergelangan Kaki Anak Tampak "Jatuh" ke Dalam
Banyak bunda memperhatikan hal ini ketika anak mulai lancar berjalan atau berlari: pergelangan kaki si kecil terlihat menekuk atau miring ke arah dalam, sehingga sisi bagian dalam kaki seolah menempel ke tanah. Kondisi ini sering membuat orang tua bertanya-tanya apakah ada yang salah dengan kaki anaknya.
Kabar baiknya, pada sebagian besar balita, ini adalah bagian normal dari tumbuh kembang. Namun memahami penyebabnya akan membantu bunda tahu kapan cukup diamati saja, dan kapan sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis.
Mengenal Overpronasi pada Anak
Dalam istilah kaki, kondisi pergelangan yang jatuh ke dalam sering disebut overpronasi. Pronasi sebenarnya adalah gerakan alami kaki saat menapak untuk meredam benturan. Yang menjadi perhatian adalah bila pronasi terjadi berlebihan sehingga lengkung kaki bagian dalam tampak rata dan pergelangan condong ke dalam.
Pada anak usia di bawah 3–4 tahun, ini sangat umum karena:
- Lengkung kaki belum terbentuk sempurna. Hampir semua bayi dan balita memiliki telapak kaki datar. Lengkung baru berkembang bertahap hingga usia sekolah.
- Bantalan lemak di telapak kaki. Balita punya lapisan lemak yang membuat kaki tampak rata dan pergelangan seolah miring.
- Otot dan ligamen masih lentur. Struktur kaki yang masih fleksibel membuat kaki mudah "melipat" ke dalam saat menahan berat badan.
Dengan bertambahnya usia, kekuatan otot, dan latihan berjalan, banyak anak menunjukkan perbaikan alami tanpa perlu tindakan khusus.
Penyebab Lain yang Perlu Dikenali
Selain proses tumbuh kembang yang normal, ada beberapa faktor yang bisa membuat pergelangan kaki anak tampak lebih menekuk ke dalam:
- Kaki datar (flat foot) yang menetap. Jika lengkung tidak muncul sama sekali sampai usia sekolah, bisa memengaruhi postur pergelangan.
- Kelenturan sendi berlebih. Beberapa anak memang memiliki sendi yang lebih lentur dari rata-rata.
- Kebiasaan atau kelelahan. Saat lelah, anak cenderung menapak kurang stabil sehingga kaki lebih jatuh ke dalam.
- Alas kaki yang kurang mendukung. Sepatu terlalu longgar, sol terlalu tipis, atau bagian tumit yang lembek dapat membuat kaki kurang tertopang.
Kapan Sebaiknya Diperhatikan Lebih Serius
Sebagian besar kasus tidak perlu dikhawatirkan. Namun, ada baiknya berkonsultasi dengan dokter anak atau fisioterapi jika bunda menemukan tanda berikut:
- Hanya satu kaki yang menekuk ke dalam sementara sisi lain normal.
- Anak sering mengeluh nyeri di kaki, pergelangan, atau lutut.
- Kaki tampak kaku dan tidak bisa diluruskan.
- Cara berjalan tampak semakin memburuk seiring waktu, bukan membaik.
- Anak jadi mudah lelah, sering jatuh, atau menghindari aktivitas fisik.
Penilaian dari tenaga medis penting karena mereka bisa memeriksa langsung dan menentukan apakah kondisi ini bagian dari tumbuh kembang normal atau perlu penanganan lanjutan.
Cara Bijak Mendukung Kaki Anak di Rumah
Sambil mengamati perkembangannya, ada beberapa hal sederhana yang bisa bunda lakukan untuk mendukung kekuatan dan keseimbangan kaki si kecil:
- Beri kesempatan bermain tanpa alas kaki di area aman. Berjalan di rumput, pasir, atau permukaan bertekstur membantu melatih otot kaki dan keseimbangan.
- Ajak aktivitas yang melatih kaki, seperti berjinjit sambil meraih benda, jalan mengikuti garis, atau memungut benda kecil dengan jari kaki.
- Jaga berat badan tetap ideal melalui pola makan dan aktivitas yang seimbang, karena beban berlebih menambah tekanan pada kaki.
- Pilih alas kaki yang tepat. Sepatu anak sebaiknya memiliki bagian tumit yang cukup kokoh menopang, sol yang lentur namun tidak terlalu tipis, serta ukuran yang pas—tidak sempit dan tidak kelewat longgar.
Untuk poin terakhir, memilih sepatu yang ringan dengan penopang tumit yang baik seperti yang tersedia di koleksi Syalu bisa membantu menjaga kenyamanan langkah anak sepanjang hari. Namun perlu diingat, sepatu bukanlah "obat" untuk memperbaiki bentuk kaki; ia hanya mendukung kenyamanan dan aktivitas anak.
Menyikapinya dengan Tenang
Melihat pergelangan kaki anak menekuk ke dalam memang wajar membuat bunda khawatir. Tetapi ingat bahwa kaki balita masih dalam masa pembentukan, dan sebagian besar akan berkembang dengan baik seiring bertambahnya usia dan kekuatan otot.
Yang paling penting adalah tetap mengamati pola perkembangannya, memberi ruang bergerak yang aman, serta tidak ragu berkonsultasi dengan dokter atau fisioterapis bila muncul tanda yang mengkhawatirkan. Dengan perhatian dan dukungan yang tepat, langkah kecil si kecil akan semakin mantap dari hari ke hari.
Koleksi Syalu — ringan, aman & anti-selip untuk anak aktif.