← Semua artikelParenting

Anak Sering Menarik-narik Kaus Kaki di Bagian Jempol? Ini Sebabnya

Langkah bahagia si kecil bersama SyaluLangkah bahagia si kecil bersama Syalu🛍️ Belanja →

Kebiasaan yang Sering Bikin Bunda Bingung

Apakah si kecil sering terlihat menarik-narik kaus kaki, terutama di bagian jempol atau ujung jari kaki? Kebiasaan ini sangat umum, terutama pada anak usia batita hingga usia prasekolah. Kadang mereka menariknya sampai kaus kaki melorot, kadang hanya mengutak-atik jahitan di ujungnya berulang kali.

Meski terlihat sepele, perilaku ini biasanya punya alasan yang jelas. Dengan memahaminya, Bunda bisa membantu si kecil merasa lebih nyaman dan mengurangi rewel karena hal-hal kecil di kakinya.

Alasan Umum Anak Menarik Kaus Kaki

1. Jahitan di ujung terasa mengganjal

Banyak kaus kaki memiliki jahitan menonjol tepat di ujung jari, di area jempol. Bagi kulit kaki anak yang masih sangat sensitif, jahitan ini bisa terasa seperti benjolan kecil yang mengganggu. Anak yang belum bisa menjelaskan rasa tidak nyaman biasanya bereaksi dengan cara paling sederhana: menariknya.

2. Ukuran kaus kaki tidak pas

Kaus kaki yang terlalu kecil membuat ujung jari tertekan, sementara yang terlalu besar membuat bahan menumpuk di ujung dan bergeser saat berjalan. Kedua kondisi ini sama-sama membuat anak merasa perlu "membereskan" kaus kakinya dengan menarik-narik.

3. Bahan yang panas atau gatal

Bahan yang kurang menyerap keringat membuat kaki anak lembap dan gerah. Rasa gerah ini sering muncul lebih dulu di area jari, sehingga anak menarik kaus kaki di bagian jempol untuk mencari kelegaan.

4. Kebiasaan sensorik yang menenangkan

Sebagian anak mengutak-atik jahitan kaus kaki sebagai aktivitas sensorik. Gerakan berulang seperti ini bisa menenangkan mereka, mirip dengan anak yang suka memutar-mutar rambut atau memegang label baju. Ini hal yang wajar dan biasanya berkurang seiring bertambahnya usia.

5. Kaus kaki terlalu tebal untuk sepatu

Kalau kaki anak terasa sesak di dalam sepatu karena kaus kaki tebal, ia mungkin menarik bagian ujung untuk mengurangi tekanan pada jari.

Kapan Perlu Sedikit Diperhatikan

Sebagian besar kebiasaan ini tidak berbahaya. Namun ada baiknya Bunda lebih memperhatikan bila:

  • Anak selalu menarik kaus kaki disertai mengeluh kaki sakit atau perih
  • Ada kemerahan, lecet, atau kulit mengelupas di sekitar jari
  • Kuku jempol tampak menusuk kulit di sekitarnya
  • Anak menolak memakai kaus kaki sama sekali dengan tangisan hebat

Jika muncul tanda-tanda ini, sebaiknya periksa kondisi kulit dan kuku kaki si kecil. Bila ada iritasi atau keluhan yang menetap, tak ada salahnya berkonsultasi dengan dokter atau tenaga medis untuk memastikan tidak ada masalah yang perlu ditangani.

Cara Membuat Kaki Anak Lebih Nyaman

Pilih kaus kaki dengan jahitan halus

Cari kaus kaki dengan jahitan ujung yang rata (seamless) atau setidaknya lembut. Ini adalah solusi paling efektif untuk anak yang terganggu oleh jahitan jempol.

Perhatikan ukuran, bukan hanya angka

Coba pakaikan kaus kaki, lalu raba bagian ujungnya. Idealnya jari-jari anak bisa bergerak sedikit tanpa bahan menumpuk atau menekan. Cek ukuran secara berkala karena kaki anak tumbuh cepat.

Utamakan bahan yang menyerap keringat

Bahan katun atau campuran katun yang lembut membantu kaki tetap kering dan tidak gerah. Kaki yang nyaman membuat anak lebih jarang mengutak-atik kaus kakinya.

Sesuaikan ketebalan dengan sepatu

Untuk sepatu yang pas, gunakan kaus kaki tipis hingga sedang. Pastikan sepatu memberi ruang cukup di ujung sehingga jari tidak tertekan. Sepatu anak dengan ruang jari yang lega, seperti banyak model dari Syalu, membantu jari bergerak bebas dan mengurangi keinginan anak menarik kaus kakinya.

Potong kuku secara rutin

Kuku jempol yang terlalu panjang bisa terasa mengganjal dan menekan kaus kaki. Potong kuku lurus dan rapi agar tidak menusuk kulit sekitarnya.

Beri pengertian dengan sabar

Untuk anak yang lebih besar, ajak ia bercerita apa yang ia rasakan: "gatal, sakit, atau gerah?" Ini membantu Bunda menemukan penyebab pastinya sekaligus melatih anak mengenali sinyal tubuhnya.

Penutup

Menarik-narik kaus kaki di bagian jempol umumnya adalah cara anak menyampaikan bahwa ada sesuatu yang kurang nyaman di kakinya, entah jahitan yang mengganjal, ukuran yang kurang pas, atau sekadar kebiasaan sensorik yang menenangkan.

Dengan memilih kaus kaki berbahan lembut, ukuran yang tepat, serta memastikan sepatu memberi ruang cukup, Bunda bisa membuat si kecil jauh lebih nyaman. Jika kebiasaan ini disertai keluhan sakit atau iritasi yang menetap, jangan ragu memeriksakannya ke tenaga medis agar Bunda lebih tenang.

#kaus kaki anak#kenyamanan kaki anak#kebiasaan anak#tips memilih kaus kaki#tumbuh kembang anak
Butuh sepatu atau sandal untuk si kecil?

Koleksi Syalu — ringan, aman & anti-selip untuk anak aktif.