← Semua artikelKesehatan Kaki

Anak Sering Mengeluh Kaki Terasa Gatal Saat Berkeringat di Sepatu?

Langkah bahagia si kecil bersama SyaluLangkah bahagia si kecil bersama Syalu🛍️ Belanja →

Kenapa Kaki Anak Gatal Saat Berkeringat di Sepatu?

Saat anak bermain atau berlari seharian, kaki yang terbungkus sepatu jadi lembap karena keringat. Nah, tak jarang anak kemudian mengeluh kakinya terasa gatal. Keluhan ini umum terjadi dan biasanya tidak berbahaya, tapi tetap perlu dipahami penyebabnya agar bunda bisa menanganinya dengan tepat.

Kaki memiliki banyak kelenjar keringat. Ketika aktivitas meningkat, keringat yang menumpuk di dalam sepatu tertutup tidak mudah menguap. Kelembapan inilah yang sering menjadi pemicu rasa gatal, apalagi bila ditambah gesekan kaus kaki dan sirkulasi udara yang buruk di dalam sepatu.

Penyebab yang Paling Sering

Beberapa hal yang umum menyebabkan kaki anak gatal saat berkeringat:

  • Kelembapan berlebih. Keringat yang terperangkap membuat kulit lembap dan lebih mudah teriritasi.
  • Bahan sepatu kurang bernapas. Sepatu dari bahan sintetis rapat tanpa ventilasi membuat udara sulit bersirkulasi.
  • Kaus kaki tidak menyerap keringat. Kaus kaki berbahan nilon murni cenderung menahan kelembapan dibanding katun.
  • Jamur atau infeksi ringan. Lingkungan hangat dan lembap adalah tempat ideal bagi jamur kulit berkembang, terutama di sela jari.
  • Kulit sensitif atau alergi. Beberapa anak bereaksi terhadap bahan pewarna, lem, atau serat tertentu pada sepatu.
  • Sabun atau deterjen bersisa. Kaus kaki yang tidak dibilas bersih bisa meninggalkan residu yang mengiritasi kulit.

Bila gatal disertai kemerahan, kulit mengelupas, bau menyengat, atau ada bercak di sela jari yang tak kunjung membaik, sebaiknya periksakan ke dokter karena bisa jadi tanda infeksi jamur yang perlu penanganan khusus.

Cara Mengurangi Gatal Akibat Keringat

Kabar baiknya, sebagian besar kasus bisa diatasi dengan langkah sederhana di rumah:

1. Jaga Kaki Tetap Kering

Setelah anak bermain, ajak ia melepas sepatu dan kaus kaki, lalu keringkan kaki dengan handuk bersih. Pastikan sela-sela jari benar-benar kering karena area ini paling mudah lembap.

2. Pilih Kaus Kaki yang Menyerap Keringat

Kaus kaki berbahan katun atau campuran katun lebih baik menyerap kelembapan. Gantilah kaus kaki setiap hari, dan segera ganti bila sudah terasa basah. Untuk anak yang berkeringat banyak, menyiapkan kaus kaki cadangan di tas bisa sangat membantu.

3. Beri Sepatu Waktu "Istirahat"

Sepatu yang dipakai setiap hari tidak sempat mengering sempurna di bagian dalam. Jika memungkinkan, selang-selingkan dua pasang sepatu agar masing-masing punya waktu diangin-anginkan.

4. Jemur dan Angin-anginkan Sepatu

Setelah dipakai, keluarkan alas dalam (insole) bila bisa dilepas, lalu angin-anginkan sepatu di tempat kering. Hindari menjemur langsung di bawah terik matahari terlalu lama karena bisa merusak lem dan bentuk sepatu.

5. Pilih Sepatu yang "Bernapas"

Sepatu dengan bahan yang memiliki ventilasi atau pori-pori udara membantu keringat menguap lebih cepat. Model yang terlalu rapat dan sempit cenderung memerangkap panas. Beberapa koleksi sepatu anak seperti Syalu dirancang dengan bahan yang lebih ringan dan sirkulasi udara yang baik untuk kenyamanan kaki aktif anak.

Perawatan Harian yang Bisa Dibiasakan

Kebersihan kaki yang konsisten adalah kunci mencegah gatal berulang:

  • Cuci kaki anak dengan sabun saat mandi, terutama sela jari, lalu keringkan menyeluruh.
  • Potong kuku kaki secara rutin agar kotoran tak menumpuk.
  • Hindari memakaikan sepatu saat kaki masih basah atau lembap.
  • Cuci kaus kaki hingga bersih dan bilas sampai tak ada sisa deterjen.
  • Bila kaki anak cenderung berkeringat berlebihan, bedak khusus kaki bisa membantu — tapi tanyakan dulu ke dokter bila kulit anak sensitif.

Kapan Perlu ke Dokter?

Sebagian besar gatal akibat keringat akan membaik dengan menjaga kebersihan dan kelembapan kaki. Namun, konsultasikan ke dokter bila:

  • Gatal tidak kunjung reda meski sudah dijaga kebersihannya.
  • Muncul kemerahan, lepuh, luka, atau kulit mengelupas.
  • Terdapat bercak putih atau bau tak biasa di sela jari.
  • Anak terlihat terganggu saat beraktivitas atau tidur karena gatal.

Dengan penanganan yang tepat, kaki anak bisa tetap nyaman meski aktif seharian. Memahami pola keluhannya membantu bunda membedakan mana yang sekadar efek keringat biasa dan mana yang butuh perhatian lebih. Yang terpenting, jaga kebersihan, kenyamanan alas kaki, dan dengarkan keluhan si kecil dengan hangat.

#kaki gatal anak#keringat kaki#sepatu anak#perawatan kaki#iritasi kulit#kesehatan anak
Butuh sepatu atau sandal untuk si kecil?

Koleksi Syalu — ringan, aman & anti-selip untuk anak aktif.